Minggu, 12 Januari 2014

Hamba Ingin Hati Ini Hanya Untuk-Mu, Ya Robb...

4:08 AM



Di setiap detakan jantungku, serontak batin ini begitu lemah mengingat-Mu.
Di setiap hembus nafasku, aku teru dan terus melupakan nikmat dari-Mu.
Di setiap gerak urat nadiku, tak hentinya aku mencakar hati ini berpaling dari-Mu
Di setiap kilatan cahaya mataku, tanpa lelah aku hanya terus berusaha mencari pengganti-Mu.
Yaa Roob... Begitu hina diri ini. Tak pantas berada di dalam jannah-Mu.
Hamba tidaklah berguna kau ciptakan. Binasalah. Binasalah aku ya Roob jika terus seperti ini.
Tak sadarkan aku atas nikmat dari-Mu.
Izinkan aku untuk bermunajat pada-Mu.
Sepintas.... ingin sekali menutup hati ini dari cinta semua makhluk-Mu.
Namun itu, tidaklah terlaksana olehku.
Maka...
Di akhir sujud inilah aku meminta pada-Mu.
Agar menggembok rapat-rapat hati ini dari racun ukhrowi.
Yaa Roob... Hanya cinta-Mu yang aku harapkan.
Demi Alloh aku tidak ingin kehilangan cinta-Mu
Meskipun cinta ini tidak se-suci cinta Muhammad pada-Mu, bahkan cinta semua makhluk yang selalu bermunajat disetiap sepertiga malamnya, tapi hamba ingin selalu dan terus bersama-Mu agar sebuah keabadian cinta merasuk disetiap aliran darahku.
Hamba bukanlah makhluk yang pantas menjadi penghunu syurga-Mu.
Tak pantas diri ini disejajarkan dengan manusia-manusia sholihin...
Lakin...
Hamba tidak akan kuat menahan panasnya api neraka-Mu
Yaa Robb...
Hamba rela, hamba ikhlas jika harus kehilangan segalanya asalkan cinta suci-Mu tetap ada di hati ini.
Meskipun cintaku sangat jauh dari tingkat cinta ahli tasawuf pada-Mu, tapi hamba akan terus meraih cinta abadi ini sampai hamba menutup buku kehidupanku...







Hamba awam dan dhoif (Tik-tik Siti Mukaromah)
Tasikmalaya, 30 Mei 2011.


Ketakutan ini terasa begitu istimewa..






Perhitungan pada sistem konversi Masehi – Hijriah ini memungkinkan terjadi selisih H-1 atau H+1 dari tanggal seharusnya untuk tanggal Hijriyah

Tidak ada komentar:

Posting Komentar