Minggu, 19 Januari 2014

~* Keutamaan Bulan Rajab *~

16 Juni 2011 pukul 20:08

Bismillahirrahmanirrohim...

Rajab adalah bulan dimana Nabi di isro mi'rajkan tepat pada tanggal 27 Rajab.
Kenapa bulan Rajab dimulyakan?
  1. Barang siapa yg melakukan satu kebaikan di bulan Rajab, maka akan dibalas 70X
  2. Melaksanakan puasa di bulan Rajab karena Alloh akan mendapatkan macam-macam pahala.
  • puasa pada hari pertama akan mendapatkan keridhoan dari Alloh
  • puasa pada hari kedua maka Alloh akan memberikannya kemuliaan
  • puasa pada hari ketiga maka orang tersebut akan dijauhkan dari bahaya dan kesusahan dunia, juga dari fitnah dajjal
  • puasa selama satu minggu maka Alloh akan menutup 7 pintu neraka baginya 
  • puasa selama 8 hari, maka Alloh akan membukakan 8 pintu syurga baginya
  • puasa selama 10 hari, maka Alloh akan mengabulkan apapun yang ia minta
  • puasa selama 15 hari, maka Alloh akan mengampuni semua dosanya
  • puasa lebih dari 15 hari, maka Alloh akan menambahkan pahalanya, namun pahala itu sangat dirahasiakan.
*puasa tanggal 1 Rajab, menjadi kiparat dosa 3 tahun
*puasa tanggal 2 Rajab, menjadi kiparat dosa 2 tahun
*puasa tanggal 3 Rajab, menjadi kiparat dosa 1 tahun
*puasa tanggal selanjutnya, menjadi kiparat dosa 1 bulan.

Aisyah Rodhiyallohu'anha berkata "Semua manusia akan merasa lapar pada hari qiyamat sesudah keluar dari dalam kubur kecuali Para Nabi (adanya Nabi 124.000, yang menjadi Rosul  313, dari 313 ada 25 yang wajib diketahui, dari 25 ada yang disebut Nabi Ulul Azmi yakni ada 5. Dari 5 hanya ada 1 yang unggul yakni Nabi Muhammad SAW), beserta keluarganya, orang-orang yang berpuasa di bulan Rajab, Sya'ban dan Ramadhan"
    3. Pada bulan Rajab harus memperbanyak membaca surat Al-ikhlas.


Shodaqollohul'adzim....

Semoga bermanfaat yaa akhy wa ukhty ^_^






Tik-tik Siti Mukaromah (kenangan hari Rabu tanggal 09 juni 2010 bersama Ustadzah Hajah Iis Aisyah). Tasikmalaya.

Sabtu, 18 Januari 2014

Kabar Bahagia :"Ujian Akhir Semester DADAKAN" :)

22:32 WIB



Tepat hari rabu tanggal 1 juni 2011 salah seorang temanku yang terkenal tukang bohong berteriak dari luar kelas. "hey heey....barusam guru bilang, katanya ujian tanggal 6 juni sekarang". Teriakannya meyakinkan. Aku dan teman lainnya tak begitu ngeuh dengan teriakan dia,kami hanya "oh yaa.." teriak kami serempak.
Selang beberapa menit, tiba-tiba terdengar suara speaker, seoalah ada berita penting yang akan guru sampaikan pada murid. "Assalamu'alaikum wr.wb. Pemberitahuan kepada seluruh siswa/siswi MAN Sukamanah bahwasannya ujian akhir semester akan dilaksanakan tanggal 6 juni 2011". Semua 
anak-anak di penjuru kelas berteriak histeris setelah mendengar berita maut itu. Aku yang sedang duduk manis makan kwaci pun langsung menghentikan kunyahanku. Oh my God, kwaci gurih seolah menjadi gundukan batu yang menyumbat tenggorokanku. "ohok...ohok.." aku pun batuk tanpa henti.
Menghela nafas sejenak. "huff..."
Berita ujian dadakan ini membuat semua guru dan panitia pelaksana ujian menjadi super sibuk. Guru sibuk menghitung nilai anak didiknya yang masih kurang dari KKM. Panitia ujian pun tak kalah sibuk menyiapkan beberapa perlengkapan ujian seperti kartu peserta dan lain-lain. Begitu juga dengan para murid yang tak kalah depresi dengan guru. Ada yang mengeluh belum lengkap nilai, ada yang mengeluh takut gak bisa ujian karena dadakan, bahkan ada juga yang mengeluh belum lunas biaya akhir tahun. Wah semua campur aduk..
Di mara siswa, ulangan itu ibarat sebuah batu besar di atas kepala yang bisa membuat kepala pening bahkan pecah. Tapi, setelah ditelusuri hikmahnya, tidak begitu juga kawan !
Dengan adanya ulangan, kita bisa mengulang kembali pelajaran yang dulu pernah dipelajari, ulangan mendidik kita bersikap jujur dan sportif, ulangan mendidik kita bersabar dalam menghadapi masalah, bahkan ulangan itu adalah suatu kebebasan yang tertunda ^.^
hehehe...
So, ulangan apa pun itu jangan dijadikan beban. Tapi bawa enjoy saja!







Tik-tik Siti Mukaromah. TSM 13 Juni 2011



Minggu, 12 Januari 2014

Hamba Ingin Hati Ini Hanya Untuk-Mu, Ya Robb...

4:08 AM



Di setiap detakan jantungku, serontak batin ini begitu lemah mengingat-Mu.
Di setiap hembus nafasku, aku teru dan terus melupakan nikmat dari-Mu.
Di setiap gerak urat nadiku, tak hentinya aku mencakar hati ini berpaling dari-Mu
Di setiap kilatan cahaya mataku, tanpa lelah aku hanya terus berusaha mencari pengganti-Mu.
Yaa Roob... Begitu hina diri ini. Tak pantas berada di dalam jannah-Mu.
Hamba tidaklah berguna kau ciptakan. Binasalah. Binasalah aku ya Roob jika terus seperti ini.
Tak sadarkan aku atas nikmat dari-Mu.
Izinkan aku untuk bermunajat pada-Mu.
Sepintas.... ingin sekali menutup hati ini dari cinta semua makhluk-Mu.
Namun itu, tidaklah terlaksana olehku.
Maka...
Di akhir sujud inilah aku meminta pada-Mu.
Agar menggembok rapat-rapat hati ini dari racun ukhrowi.
Yaa Roob... Hanya cinta-Mu yang aku harapkan.
Demi Alloh aku tidak ingin kehilangan cinta-Mu
Meskipun cinta ini tidak se-suci cinta Muhammad pada-Mu, bahkan cinta semua makhluk yang selalu bermunajat disetiap sepertiga malamnya, tapi hamba ingin selalu dan terus bersama-Mu agar sebuah keabadian cinta merasuk disetiap aliran darahku.
Hamba bukanlah makhluk yang pantas menjadi penghunu syurga-Mu.
Tak pantas diri ini disejajarkan dengan manusia-manusia sholihin...
Lakin...
Hamba tidak akan kuat menahan panasnya api neraka-Mu
Yaa Robb...
Hamba rela, hamba ikhlas jika harus kehilangan segalanya asalkan cinta suci-Mu tetap ada di hati ini.
Meskipun cintaku sangat jauh dari tingkat cinta ahli tasawuf pada-Mu, tapi hamba akan terus meraih cinta abadi ini sampai hamba menutup buku kehidupanku...







Hamba awam dan dhoif (Tik-tik Siti Mukaromah)
Tasikmalaya, 30 Mei 2011.


Ketakutan ini terasa begitu istimewa..






Perhitungan pada sistem konversi Masehi – Hijriah ini memungkinkan terjadi selisih H-1 atau H+1 dari tanggal seharusnya untuk tanggal Hijriyah